Di level obvious yang kena hunt
Itu bukan kebetulan. Itu bukan bad luck. Itu stop-hunt — dan lo pasang stop lo di tempat yang sama dengan 70% retail lain.
Orderbook public. Order-flow data dijual. Broker punya aggregate data dimana mayoritas retail taruh stop. Kalau 80% stop di -2% dari support — institusi wick down -2.5% → trigger semua → bounce.
Round number (100.00), swing low kemarin, support di Fibonacci 0.618 — semua itu textbook level yang SEMUA ORANG tau. Artinya: liquidity terkumpul di situ.
Kenapa? Karena SEMUA ORANG taruh di sana. Algoritma tau. Market maker tau. Lo jadi exit liquidity.
Kalau support di 580 dan retail pasang stop di 578 (-2%), lo taruh di 575 (-2.8%). Stop-hunt biasa cuma wick -2.2 sampai -2.5%. Lo survive, mereka kena.
Jangan "stop di -2%". Taruh stop di bawah struktur support terakhir yang VALID (swing low confirmed volume). Kalau struktur break, lo emang salah baca chart — keluar.
Jarak bisa -1.5% bisa -4%, depends struktur. Yang penting: STRUCTURE, bukan round %.
Institusi pakai partial stop. 30% keluar di -1.5%, 40% di -2.5%, 30% di -4%. Kalau hunt cuma sampai -2%, lo cuma keluar 30%, sisanya survive ke bounce.
Jangan taruh stop untuk "jaga-jaga kalau turun". Taruh stop di level yang kalau kena = thesis lo salah.
Atau tag trader yang sering marah "kena stop 5 menit sebelum reversal" — sekarang lo tau kenapa.