# Product Brief

## Identitas Produk
- **Nama produk**: Parentia
- **Short name**: PRT
- **Slug**: parentia
- **Kategori**: digital_info_product
- **Bahasa**: Indonesia
- **Harga**: Rp 199.000 (sekali bayar, lifetime access)
- **Harga coret**: Rp 750.000
- **Diskon**: 73% off (hemat Rp 551.000)
- **Garansi**: 7 hari money back, unconditional
- **Format produk**: PDF modul + video tutorial + worksheet printable + activity card
- **Isi paket**:
  - 6 kurikulum internasional (Montessori, Cambridge, Finnish, Reggio Emilia, Waldorf, Singapore Math)
  - 200+ halaman modul
  - 140+ worksheet printable
  - 50+ activity card
  - 24 template jadwal harian
  - 24 milestone checklist
  - 30 dialog script (tantrum, resistensi belajar, bedtime)
  - 4 fase umur (0-12 tahun)
- **Payment methods**: QRIS, GoPay, DANA, BNI VA, BRI VA, Mandiri VA

## Customer (ICP)
- **Demografi**: Orang tua Indonesia kelas menengah-atas, umur 25-42 tahun, punya anak 0-12 tahun
- **Lokasi**: Jabodetabek, Bandung, Surabaya
- **Income**: Rp 10-50 juta/bulan (bisa afford kursus tapi bukan SPP internasional)
- **Pekerjaan**: Working parent (dual-income), WFH, stay-at-home mom
- **Skill level**: Pemula di parenting pedagogy — bukan guru, bukan educator
- **Goal utama**: Anak dapat pendidikan berkualitas internasional tanpa harus masuk sekolah mahal Rp 200jt+/tahun
- **Pain points**:
  - "Gue bukan guru, bisa gak didik anak sendiri?"
  - "Takut salah metode, anak jadi ketinggalan"
  - "Bingung harus mulai dari mana — materi online kebanyakan dan scattered"
  - "Mahal banget international school / kursus Kumon"
  - Parenting guilt — merasa kurang ngasih yang terbaik
  - Ga sempet / ga tau cara didik anak optimal

## Value Proposition
- **Tagline utama**: "Kurikulum Dunia untuk Anak Indonesia, dari Rumah"
- **Tagline alternatif**:
  - "6 kurikulum internasional buat anak lu, dikerjain di rumah, 15 menit sehari"
  - "Kasih anak lu pendidikan sekelas Cambridge tanpa harus bayar Rp 200jt/tahun"
- **Core mechanism** (3 langkah):
  1. Pilih fase umur — 0-3, 3-6, 6-9, atau 9-12 tahun
  2. Ikutin jadwal harian — 15-30 menit/hari, modul PDF + video tutorial + activity card
  3. Track milestone — checklist kognitif/motorik/sosial/bahasa per fase
- **Differentiator vs kompetitor**:
  - 6-in-1 curated kurikulum vs. beli kurikulum terpisah atau baca random di Pinterest yang scattered
  - Rp 199k sekali bayar, lifetime vs. sekolah internasional Rp 200jt/tahun, Kumon Rp 15.6jt/tahun, les privat Rp 12jt/tahun
  - "Budget Rp 0" Montessori setup pake barang rumah vs. beli mainan Montessori import yang mahal
  - 30 dialog script buat situasi sulit (tantrum, males belajar) — competitor biasanya ga kasih script konkrit
  - Milestone tracker per fase umur — vs. home learning tanpa struktur yang gampang bikin ortu self-doubt

## Konten produk (ringkas)
Parentia adalah toolkit homeschool yang mengompresi 6 kurikulum internasional (Montessori, Cambridge, Finnish, Reggio Emilia, Waldorf, Singapore Math) jadi satu paket siap-pakai. Orangtua ga perlu jadi guru — tinggal ikutin jadwal 15-30 menit/hari yang udah disusun, pake worksheet yang udah di-print, dan track milestone via checklist. Mencakup 4 fase umur dari 0-12 tahun.

## Bukti & social proof
- **Jumlah pengguna**: 500+ keluarga Indonesia
- **Testimoni**:
  - Rina A., Jaksel: "Focus anak meningkat 4x dalam 3 minggu"
  - Dian W., Bandung: "Hemat Rp 179.8jt/tahun"
  - Fajar H., Surabaya: "Tantrum turun 80% dalam 2 minggu"
- **Garansi**: 7 hari money back, unconditional
- **Catatan**: Belum ada testimoni video, screenshot hasil, atau trust badge/media features

## Common objections
1. "Untuk anak usia berapa?" — 0-12 tahun, 4 fase
2. "Saya bukan guru, bisa gak?" — Justru didesain buat non-educator
3. "Formatnya apa?" — PDF + video + printable
4. "Harus pakai semua 6 kurikulum?" — Gak wajib, bisa pilih yang cocok
5. "Ini sekali bayar? Beneran?" — Yes, lifetime
6. "Gak puas gimana?" — 7 hari money back
7. "Anak gue ga mau duduk diam 15 menit" — _(belum diisi)_
8. "Gue kerja fulltime, ga sempet 15 menit/hari" — _(belum diisi)_
9. "Kurikulumnya bahasa Inggris semua?" — _(belum diisi)_
10. "Bedanya sama konten gratis di YouTube/IG apa?" — _(belum diisi)_

## Tone & voice
- **Style**: Gue/lu (casual ID, target ortu muda millennial + gen Z)
- **Alternatif**: "Kamu" jika ingin lebih netral
- **Warna utama**: Red `#EF4444` untuk urgency/CTA (atau biru+oranye sesuai LP asli)
- **Warna accent**: Hijau `#22C55E` untuk trust
- **Visual mood**: Warm family photography (keluarga Indonesia actual, bukan stock), illustrative icon curriculum, handwritten accent untuk touch "kids-friendly"
- **Urgency mechanic**: Time limited countdown — "Harga kembali normal dalam XX:XX:XX"
