Dosen nolak proposal padahal metodologi 'katanya' solid
Tapi karena metodologi lo gak nyambung sama data yang mau lo kumpulin.
Padahal metode yang bagus itu yang cocok sama data lo, bukan yang populer.
Lo mau ngukur persepsi atau pengalaman responden tapi malah pakai kuesioner skala Likert doang. Hasilnya: data dangkal, interpretasi asbun.
Responden cuma 20-30 orang tapi lo maksa pakai regresi berganda atau ANOVA. Dosen langsung tau lo nggak paham asumsi statistik.
Lo belum tau pola atau hubungan variabelnya tapi udah bikin hipotesis kaku. Ujung-ujungnya stuck di analisis.
Paling fatal: copy-paste bab 3 orang lain tanpa sesuaiin sama topik + data lo. Dosen langsung tau.
Bukan sebaliknya. Kalau lo stuck di bagian ini...
Atau share ke temen seperjuangan yang lagi stuck di bab 3✨