Ini bedanya yang dosen cari
Atau Bab 2 lu cuma nyeritain masalah penelitian doang. Itu bakal kena revisi.
Bab 1 kebanyakan teori. Bab 2 kebanyakan cerita sendiri. Dosen langsung nandain = struktur nggak jelas.
Berikut breakdown yang simpel:
• Latar belakang masalah (konteks umum → spesifik)
• Rumusan masalah (pertanyaan penelitian)
• Tujuan penelitian (what you want to find)
• Manfaat penelitian (why it matters)
• Landasan teori (apa yang ahli bilang)
• Review riset terkait (apa yang udah pernah diteliti)
• Kerangka berpikir (framework lu sendiri)
• Hipotesis (kalau kuantitatif)
Bab 1 pakai first-person context: "peneliti menemukan fenomena X di lapangan". Bab 2 pakai third-person theory: "menurut Smith (2020), fenomena X disebabkan oleh Y".
Bab 1 jelasin kenapa topik ini penting (gap, urgensi, dampak). Bab 2 jelasin apa yang udah diketahui soal topik ini (knowledge base).
Latar belakang bukan tempat buat nge-explain teori lengkap. Cukup singgung konsep utama sebagai konteks. Detail teori = domain Bab 2.
Contoh salah: "Teori difusi inovasi menurut Rogers (2003) menjelaskan bahwa adopsi teknologi dipengaruhi oleh 5 faktor..." di Bab 1. ← Ini konten Bab 2.
Structure jelas = dosen happy. Dosen happy = lu lulus cepat.
Atau share ke group skripsi lu — biar pada paham struktur yang bener.