4 checkpoint alignment yang sering kelewat.
Lu blank. Karena lu nulis BAB 1 bulan lalu. BAB 4 minggu lalu. Udah lupa kontrak awal lo sendiri.
Kalau BAB 1 bilang lu mau analisis pengaruh variabel A ke B, maka BAB 4 harus bahas hasil pengaruh itu — bukan tiba-tiba bahas variabel C.
Ini 4 checkpoint yang sering miss alignment:
Rule: Tiap rumusan masalah di BAB 1 HARUS punya 1 sub-bab dedicated di BAB 4.
Check: Jumlah rumusan masalah = jumlah sub-bab pembahasan. Kalau ada 3 rumusan, harus ada 3 sub di BAB 4 yang literally jawab itu.
Trap: BAB 1 bilang variabel bebas A, B, C. BAB 4 cuma bahas A & B. Variabel C? Menghilang tanpa penjelasan.
Check: List semua variabel di BAB 1. Cross-check ke BAB 4. Kalau ada yang nggak dibahas, revisi BAB 1 atau tambahin di BAB 4.
Alignment: Kalau tujuan penelitian di BAB 1 bilang "menganalisis pengaruh X terhadap Y", maka kesimpulan BAB 4 harus explicitly state hasil pengaruh itu.
Check: Copy-paste tujuan penelitian dari BAB 1. Tulis ulang dalam bentuk past tense di kesimpulan BAB 4. E.g., "Tujuan: menganalisis X" → "Hasil: X terbukti berpengaruh signifikan..."
Fatal error: BAB 1 ada 4 hipotesis. BAB 4 cuma uji 3. Atau hipotesis 2 bilang "berpengaruh positif" tapi hasil uji bilang "tidak signifikan" tanpa elaborate.
Check: Bikin tabel alignment: [Hipotesis | Hasil Uji | Diterima/Ditolak | Penjelasan]. Kalau ada hipotesis yang ditolak, wajib ada paragraf pembahasan kenapa.
Contoh: BAB 1 fokus ke "pengaruh harga terhadap keputusan beli". Tapi di BAB 4 tiba-tiba bahas "ternyata promosi juga berpengaruh".
Itu red flag. Temuan "bonus" boleh disebutin di BAB 5 (Saran), tapi nggak boleh jadi main discussion di BAB 4 kalau nggak dijanjiin di BAB 1.
Dosen penguji bisa spot mismatch dalam 30 detik. Kalau BAB 1 bilang A tapi BAB 4 bahas B, credibility lu drop seketika.
Atau share ke temen yang lagi nunggu approve dari pembimbing. Ini 4 checkpoint yang sering dosen cek duluan.